Saturday, April 5, 2014

Conefo

Ini dia penampakan rocker arm dan per klep conefo dari gunung sindur....hehehe
*uhuuk

Rocker Arm & Per Klep Conefo

Thursday, April 3, 2014

Sproket Gear / Cam Gear

Kalo ngomongin dial cam di kijang, beginilah penampakan cam gear yang di modifikasi supaya dapat di geser-geser timming nya, sistem kerjanya sama seperti cam pulley mobil yang pake timming belt.

sproket gear standar 
sproket gear modifikasi ver.1
adjustable cam gear

sproket gear ver.2

Selamat membuat yaah....*uhuuk

Bubut Flywheel / Roda Gila

Cara bikin kenceng mesin bisa beribu macam caranya, salah satunya adalah dengan cara menerapkan prinsip meringankan kinerja mesin dengan membuat seringan mungkin komponen mesin itu sendiri dan diluar mesin.

Contohnya adalah memperingan bobot pulley, piston dan stang, ataupun bobot flywheel.
Modifikasi kali ini adalah membahas bagaimana memperingan bobot flywheel yang tepat tanpa harus mengorbankan torsi.

Fly wheel atau yang biasa disebut dengan roda gila berfungsi untuk menyimpan tenaga putar (inertia) yang dihasilkan mesin pada langkah usaha, sehingga poros engkol (crank shaft) dapat tetap berputar terus menerus pada langkah langkah lainnya. Hal ini mengakibatkan mesin berputar dengan lembut yang diakibatkan getaran tenaga yang dihasilkan.

Apabila proses bubutnya benar dan tepat, semakin enteng roda gila, maka semakin ringan kerja mesin memutar flywheel, otomatis semakin cepat top speed yang didapatkan tanpa harus mengorbankan moment inersia-nya.

Banyak yang bilang kalau flywheel di bubut maka pada saat jalanan menanjak menjadi tidak kuat. Pernyataan itu ada benarnya apabila proses membubutnya salah. Untuk mengurangi bobot flywheel, disarankan hanya mengurangi 7%-10% dari bobot awalnya. Lebih dari itu, trek lurusnya kenceng banget, tapi tanjakan loyo.


Bubut Flywheel Kijang

penampakan setelah proses bubut


Selamat Mencoba......* uhuuukk

Thursday, March 28, 2013

Stel rem tangan

Kabel handbrake atau rem tangan terhubung langsung pada rem teromol di buritan mobil. Jika kampas rem belakang masih bagus, sementara rem tangan tidak berfungsi meski sudah ditarik mentok, segera cek setelan handbrake yang ada di rumah teromolnya.

Cara setelnya gampang kok:

  • Buka ban terlebih dahulu.
  • Buka rumah teromol
  • Setelah terbuka, terlihat ada pin pengunci gir setelan.
  • Tarik pin tersebut sambil memutar gir kearah luar (bisa dengan mempergunakan obeng minus) sehingga posisi kampas rem lebih rapat.
  • Apabila teromot terasa seret, keset dan padet (hehehe) segera kendurkan sedikit gir penyetel kearah yang berlawanan.
Selamat mencoba!

Entengin pedal kopling


Pasti semua pemilik kijang pernah ngeluh ngerasain pedal koplingnya keras atau berat,  bikin pegel kalaau lagi nyetir apalagi ketemu macet, kecuali yang udah pake matic yaah, itu mah gak usah dibahas...hehe

Selain karena koplingnya udah tipis atau dekrupnya udah harus diganti, ada cara lain apabila bagian tersebut tidak bermasalah. Menurut arsip, ada beberapa cara untuk ngentengin pedal kopling kijang, berikut bocorannya untuk bisa dapat diaplikasikan ke kijang teman2 yang masih pada berat koplingnya :)
  • Ganti master koplingnya pake punya Diesel, karena lebih besar dibanding punya Bengsin. ciri2nya kalau master kopling kijang diesel warnanya merah, sedangkan punya kijang bengsin warnanya hitam.
  • Modifikasi tuas pengungkitnya (fork) jadi lebih panjang, otomatis master kopling bawah juga musti di rubah posisinya/digeser/ bikin dudukan baru.
Di milis, alm. Opi pernah sharing bahwa maksimal pergeseran garpu kopling adalah 2 cm dan spacernya juga 2 cm. Dan menurut beliau lebih dari 2 cm jadi dak center. 

Kebetulan kemarin iseng "prakarya" ngolong bikin adaptor buat manjangin fork kopling, tapi saya bikinnya knockdown / plug n play tanpa harus di las. bahannya pake fork aslinya kijang, cuma sedikit di modifikasi. Untuk dudukan master kopling bawahnya, karena setelah di modifikasi jadi maju sekitar 4 cm, maka dibuat dudukan dari plat 4 mm. Dengan catatan, posisi master kopling di hitung ulang agar tetap center menekan fork. Setelah stelan pedal di sesuaikan lagi, hasil akhirnya...UEEENTEEENG POOLL!!.....siap deh buat macet2an tanpa kaki pegel :)
Celah alias gap busi yang sering dianggap sepele, ternyata bisa jadi faktor penyebab borosnya konsumsi BBM di kendaraan. Makanya perawatan rutin alias servis berkala jadi sangat penting dilakukan. Salah satunya, pengecekan celah busi untuk mendapat konsumsi BBM paling ideal.

Setiap kendaraan punya celah busi yang sudah disarankan pabrikan. Bila penyetelan di luar ketentuan, tak hanya BBM yang amblas, tetapi akselerasi dan top speed bisa tersunat

Hubungannya dengan kinerja mesin sangat erat dengan waktu pengapian dan besarnya percikan api di ruang bakar. Kalau celah busi terlalu rapat, tarikan awal sedikit berkurang dan gejala ngelitik terasa karena mesin menjadi cepat panas.

Sebaliknya bila celah terlalu renggang, percikan api memang menjadi besar namun disertai penurunan stasioner (langsam) karena timing pengapian menjadi mundur. Berbuntut tenaga mesin menjadi enak tetapi konsumsi lebih boros.

"Celah busi pada umumnya dikasih 0.8 - 1.1mm. kalo mau businya awet, kasih gapnya 0.8 aja. kalo mau performance, kasih 1.0 aja, tapi konsekuensinya busi jadi ga awet. kalo aku biasa kasih gap 1.0 dengan interval pemakaian 5.000km." jelas Ian kabeng ERC yang biasa menangani mobil Toyota Kijang.





Gunakan puller untuk menyetel gap pada busi
Bersihkan secara berkala chop busi dari oksidasi atau karat agar tidak mengganggu arus listrik
Stel celah / gap busi
TIPS:
  1. Untuk performance maksimal mobil Kijang dapat menggunakan busi IW20 (Iridium) atau W20EXR-U11 (Platina)
  2. Elektroda dan payung agar dibuat sejajar dan tegak lurus agar pengapian sempurna

Kuras power steering

Cara Kuras Minyak Power Steering (Butuh 2 orang)

Berikut adalah tahapan untuk menguras total oli power steering. minimal dibutuhkan 2 botol oli power steering untuk melakukan tahapan ini.
  1. Buka selang balik yang berasal dari sistem hidraulik ke tabung, selang ini dialiri oli bertekanan rendah, biasanya hanya diikat menggunakan klem.
  2. Buka slang balik menggunakan tang, pada model tertentu, klemnya dibuka  menggunakan obeng.
  3. Tutup saluran masuk dari saluran balik pada tabung. Bisa juga disumbat menggunakan plastik yang diikat.
  4. Slang yang terbuka dimasukkan ke botol sebagai penampung oli yang keluar.
  5. Pengurasan harus dibarengi pengisian oli yang baru. Tujuannya agar tidak ada gelembung udara pada saluran olinya.
  6. Agar oli bisa bersirkulasi, mesin perlu dihidupkan saat mengisi.
  7. Orang (1) menuangi minyak PS ke reservoir sambil melihat oli yang keluar dari slang balik dan masuk ke penampungan.
  8. Jika oli baru yang dituang habis, orang (2) segera matikan mesin.
  9. Orang (2) menghidupkan mesin kembali, orang (1) kembali menuang oli baru berikutnya. Biasanya perlu 2 liter oli atau lebih.
  10. Bila oli yang keluar dari slang balik sudah jernih, matikan mesin.
  11. Pasang kembali slang balik pada salurannya.
  12. Setelah selesai, bersihkan segera bekas-bekas tumpahan oli dengan air dan detergen.

Catatan : Oli ATF spt Mobil ATF Dexron III tdk merusak cat, tapi dapat merusak karet-karet jika tdk dibersihkan segera. (dikutip dari toyota-kijang@yahoogroups.com)