Tuesday, July 8, 2014

Thursday, June 12, 2014

Modifikasi pin dan anting per daun

 modifikasi kali ini adalah memperbaiki kerja anting per pan pin per belakang kijang yang aslinya hanya menggunakan karet dimodifikasi menjadi ditambahkan stempet gemuk.

sebenarnya tujuannya hanya agar bosh pin dan anting per selalu terlumasi dan tidak kering tujuannya yaitu agak pergerakannya tidak terganggu sehingga per daun bisa berfungsi maksimal.

anting per belakang yang di modifikasi

pin per belakang yang dimodifikasi menggunakan stempet gemuk

Overhoul Karburator






Thursday, June 5, 2014

Wiper

Rekans, musim hujan telah tiba. Saatnya siap2 mengecek semua fungsi pada kendaraan agar tetap nyaman di saat berkendara. Salah satunya adalah wiper.

Sudah lama rasanya wiper si OQ kurang maksimal kinerjanya, mungkin karena sudah dimakan usia juga. Sebelumnya pernah dirawat dengan cara diberi grease pada titik2 di link wiper, lumayan membantu, tapi akhir2 ini rewel lagi. suaranya semakin kasar ketika dinyalakan.
 
as-nya udah oblak, bikin kurang maksimal




perbandingan antara wiper link lama dengan yang baru. jangan lupa diukur dulu agar sama
penampakan link wiper lama dan baru


akhirnya diputuskanlah untuk mengganti link wiper yang baru. cari di toko sparepart langganan di tebus seharga 95rb saja, tentunya buatan Taiwan, dan menurut saya kualitasnya cukup bagus.

kualitas bahannya cukup baik

Copot dinamo wiper dengan melepas baut 10 yang menempel pada bodi 4 buah.
dengan terlebih dahulu melepas soket kabelnya.
copot dinamo dengan membuka 4 baut (+) yg menempel ke bodi, lalu dilanjutkan dengan mencopot soketnya

Apabila berhentinya wiper kurang pas, bisa menyetel bagian yang dilingkari
caranya kendurkan baut 10 pada bagian tengahnya, lalu coba
sedikit demi sedikit dahulu posisi yang dianggap pas.
stel posisi as link dengan cara mengendurkan baut 10

sekalian juga bongkar dinamo wipernya, trus dibersihin pake sikat kawat
jangan lupa di gemukin ulang
bersihkan lalu gemukin ulang biar lancar

konektor kuningannya sudah mulai habis, diakalin dengan
cara di tekuk ulang saja sudah cukup.
connector kuningan ini menempel pada gear plastik agar wiper berfungsi naik turun

jangan lupa gemukin ulang sambungan2 link wipernya
supaya bosh link awet.
bawaannya tidak ada gemuknya, lebih baik kita gemukin ulang biar awet bos2 nya

Tips: apabila sewaktu wiper dinyalakan terdengar agak berisik atau wiper terlalu berat ketika menyapu kaca, bisa di stel seperti gambar diatas. Kendurkan baut 10 lalu putar searah jarum jam menggunakan obeng minus apabila wiper terdengar kasar, dan putar berlawanan arah jarum jam baut minus apabila wiper dirasa terlalu berat menyapu kaca.

posisi baut stel wiper

selamat mencoba :)

Tuesday, May 20, 2014

Kaizen Delco


Tujuan modifikasi kali ini adalah untuk memperbaiki waktu pengapian / timming dengan cara 'menipu' pergerakan mekanisme vacuum advancer yang ada di delco. secara singkat, waktu pengapian di delco berubah sesuai RPM di picu dari sedotan vacuum dan menarik tatakan/piringan delco sehingga lebih maju.

kasus yang serign terjadi adalah timming pada kijang kadang terlalu cepat majunya, mengakibatkan ngelitik, atau timming telat naik akibatnya mobil jadi bolot.


kondisi standar selang vacuum delco

Pada kondisi standar, selang vacuum terpasang dua-duanya di vacuum delco. Pada selang warna merah, berfungsi mengaktifkan vacuum pertama untuk menggeser piringan delco di RPM bawah ke tengah. (hisapan vacumm sangat kuat) sedangkan selang warna biru pada diagram mengaktifkan vacuum kedua delco untuk rpm tengah ke atas. (hisapan vacuum lemah).

Dikarenakan sistemnya seperti itu, maka setelah baut timming delco tidak bisa terlalu tinggi. Apabila di set fix tinggi, ketika piringan bergeser akibat hisapan vacuum, maka timming nantinya akan terlalu dan mengakibatkan ngelitik pada saat start.

kaizen delco stage 1, selang vacuum di sumbat dua-duanya

Pada stage 1, awalnya di picu karena kualitan BBM yang tidak menentu, kadang bagus kadang jelek. nah ketika jelek otomatis gejala ngelitik muncul, mau gak mau agar ngelitik hilang timming dibuat mundur, dengan mengorbankan performa mobil menjadi tidak responsif. Waktu pengapian dibuat fix pada setelan baut saja dan piringan delco di non-aktifkan pergerakannya dengan menonaktifkan hisapan vacuum dari karburator.

Dengan cara ini, gejala ngelitik hilang, timming di set sesuai maunya mesin, tetapi efek negatifnya di RPM tinggi mesing gak mau 'teriak lagi' karena timmingnya gak mau naik lagi.

kaizen delco stage 2, selang vacuum dari karbu di tukar dan salah satu selang di non-aktifkan

Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan kondisi standar dan stage 1, maka pada stage 2 ini selang yang tadinya di posisikan pada vacuum delco yang pertama di pindah posisinya menjadi di vacuum kedua, sedangkan vacuum kedua di non-aktifkan. Dengan cara ini, timming pada baut bisa di geser lebih maju lagi tanpa takut ngelitik, karena vacuum pertama sudah di nonaktifkan sehingga pada saat start timming sudah dibuat fix, dan ketika RPM tinggi vacuum delco kedua baru aktif menggeser piringan delco agar timming lebih maju lagi.

Bypass Vacuum Secondary Carburator

Modifikasi kali ini adalah mempercepat bukaan ventury kedua dengan cara mem-bypass selang vacumm agar isapannya lebih kuat tujuannya agar butterfly yang di kontrol oleh secondary throttle valve diaphragm membuka lebih cepat.

ketika kita butuh akselerasi, injak pedal sampai metok. sensasinya seperti ada dorongan turbo ketika ventury kedua terbuka. ketika injakan pedal normal (tidak dihentak dalam) maka bukaannya juga normal.

Diagram bypass selang vacuum secondary

Selamat mencoba....*uhuuukk

Tuesday, April 29, 2014

Kaburator Spacer

Supaya performa mesin lebih optimal, lahirlah beragam inovasi. Salah satunya memasang Throttle Body Spacer (TBS) atau Karburator Spacer pada mesin karburator. Peranti ini dipasang di antara karburator dan intake manifold.  Maka kecepatan udara yang masuk ke ruang bakar lebih cepat dan banyak. Kandungan oksigen pun lebih melimpah, sehingga pembakaran bisa sempurna. Alhasil kinerja mesin jauh lebih efisien dan optimal.

Di ruang bakar, semakin kaya oksigen, makin sempurna pencampurannya dengan bahan bakar. Mesin lebih mudah menghasilkan torsi, bahkan di putaran mesin yang relatif lebih rendah. Tanpa harus membejek pedal gas lebih dalam, tinggal towel aja langsung ngaciiir. Hal ini tentu berdampak pada pemakaian bahan bakar yang lebih efisien.

selain menambah ruang lebih pada intake manifold, spacer yang diberi ulir khusus juga membuat udara yang masuk di paksa untuk di pilin, seperti efek pada turbin sehingga pencampuran udara dan bensin menjadi lebih maksimal sehingga lebih mudah dibakar saat berada di ruang bakar. Riap modifikator mempunyai ulir yang berbeda2, tetapi intinya adalah tetap sama.

ulir pada lubang spacer.
penampakan karburator spacer

jangan lupa diberi paking atas bawah agar tidak bocor

dikarenakan tebalnya sekitar 3cm, maka baut musti diganti yang lebih panjang

pegangan rumah filter juga ikut dimodifikasi, dibuat lebih panjang agar tetap dapat dibaut ke intake

Selamat mencuba :).....*uhuuk