Tuesday, November 10, 2015

Setel Pintu Kijang

temans, dalam hidup semua sudah diatur sama yang diatas, tapi terkadang kita perlu menyesuaikan lagi dengan jaman agar selaras.....#eeaaa intronya dalem bener dah ahh :D

begitu pula dalam hal meraway kendaraan tua seperti Kijang kesayangan kita. karena faktor umur, biasanya semua yg di setting pabrikan sudah tidak pada tempatnya lagi, sehingga terkadang kita perlu menyesuaikan kembali agar tetap nyaman.

banyak yang mengeluhkan pintu kijang itu ketika ditutup tidak sehening mobil2 baru, suaranya keras seperti ada suara "besi bertemu dengan besi".....Braakkk!!!. Memang bisa suaranya "Bleb!" seperti mobil baru? Kenapa engga?? yang diperlukan hanyalah mencari masalahnya dan sedikit kreatif :D

Penyebab mobil berumur berisik ketika menutup pintu adalah rata2 pintu mobil sudah "turun", penyebabnya bisa dari engsel pintu, bos engsel yang sudah aus, atau poros engselnya yang kena. Kalau bos atau poros engselnya itu satu set harganya sekitar 50rban. Dan rata2 ongkos setel pintu di Jakarta itu sekitar 100rban.

Nah, daripada mahal2 servis pintu, kenapa gak coba mengerjakan sendiri dan sedikit kreatif agar suara pintu kijang kita gak kalah dengan pintu2 mobil baru :D

biasanya penyebab berisik pintu ketika ditutup adalah beradu bagian yang ditandai diatas
pabrikan menyiapkan agar kancing pintu bisa di setel
cukup kendurkan baut kancing pintu, tips: gunakan obeng yang bagus, lebih bagus lagi menggunakan obeng ketok
penampakan ketika baut telah dikendurkan
tanda garis merah diatas adalah space jarak yang dapat di setel
penampakan ketika kancingan pintu dilepas, terlihat drat baut yang bisa fleksibel
Setelah kancing pintu di setel sesuai keinginan, jangan lupa mengencangkan kembali agar posisi kancing pintu tidak berubah.

Kalo di mobil2 baru sekarang, biasanya kancing pintu itu sudah dilapisi semacam plastik polyurethane untuk meredam benturan ketika pintu ditutup. Agar hasil maksimal dan semakin senyap ketika pintu Kijang kesayangan kita ditutup, kita bisa mencontek seperti mobil2 baru dengan menambahkan peredam pada kancing pintu menggunakan selang plastik akuarium atau selotip kabel.

posisi selang plastik

dapat juga menggunakan selotip kabel, tetapi kurang awet

Terimakasih, dan selamat mencoba Kijangers.....hehehehe :D


Monday, August 31, 2015

Box Relay + Sekring

box relay + sekring universal

Ide awalnya adalah ingin merapihkan perkabelan di kijang super buluk saya biar seperti mobil2 baru, sekaligus merapihkan kabel2 supaya lebih aman dari sambungan kelistrikannya serta terminal2 konektornya.

kabel berantakan




Pinginnya sih pakai box relay copotan mobil lain, tapi kok sepertinya setelah sekian lama cari gak ada yang cocok dengan kelistrikan kijang saya, dan kalaupun ingin menambah aksesories yg membutuhkan relay dan sekring tambahan agak repot.


relay set

Karena pertimbangan tersebut, maka diputuskan merakit sendiri menggunakan relay dan sekring yang universal saja, agar mudah apabila harus menambah atau mengganti. Untuk box memakai bahan yang kuat dan tahan pecah, serta dapat memuat minimal 10 relay dan juga rumah sekring.Untuk rumah sekring memakai bawaannya kijang super, selain terjangkau juga dapat memuat banyak sekring. sedangkan rumah relay memakai yang universal tapi pilih yang kualitas bagus.


Untuk pemesanan silahkan email ke toyotakijangsuper @ gmail.com :)

Wednesday, August 26, 2015

Tekanan oli


Hukum Pascal

Hukum pascal adalah hukum yang berbicara tentang tekanan fluida pada ruang tertutup. Jika sebuah kantong plastik yang berisi air dilubangi dengan jarum di beberapa tempat, airnya akan memancar keluar. Pancaran tersebut akan semakin kuat jika bagian atas plastik ditekan (diperas). Hal ini menunjukkan bahwa tekanan tersebut diteruskan ke segala arah dalam air. Terbukti, pancaran air yang terjadi semakin kuat. (hap)

Sama halnya ketika kita sedang menyiram tanaman, dengan debit air yang sama apabila air ingin menyembur lebih jauh, maka ujung selang ditekan dengan jari. (hap)



 Prinsip Bernoulli Pada Pipa

Penjelasan paling sederhana adalah menggunakan Prinsip Bernoulli yang ditemukan oleh Daniel Bernoulli pada tahun 1738. Dalam keadaan ideal, Bernoulli menyatakan bahwa apabila penampang pipa diperkecil, maka kelajuan (kecepatan) fluida akan meningkat. Apabila kecepatan fluida meningkat, otomatis fluida yang didistribusikan akan lebih cepat. semakin cepatnya fluida berpindah tempat dan mengisi kembali ruangan, maka semakin stabil tekanan fluida tersebut.  Sebagai ilustrasi akan kami perlihatkan diagramnya di bawah ini:


Prinsip Bernoulli

Berdasarkan pada penjelasan diatas, apabila dihubungkan dengan sistem pelumasan pada mesin kendaraan adalah bahwa tekanan oli pada sistem pelumasan sangatlah penting. Tekanan yang rendah menyebabkan sistem pelumasan tidak berjalan dengan baik. Bagian - bagian yang sempit tidak dapat terlumasi, karena oli tidak dapat menembus bagian - bagian tersebut. Tekanan oli yang rendah disebabkan karenanya kurang oli pada sistem pelumasan. Jika tekanan oli pada sistem pelumasan turun maka harus segera ditambahkan jumlah olinya. Apabila terlambat maka bagian - bagian yang bergerak akan cepat panas dan aus. Oleh karena itu tekanan oli setiap saat harus diketahui dengan mudah. Untuk pada setiap mobil dilengkapi dengan alat pengukur tekanan oli. (hap)

Lampu indikator oli




Pada alat ukur tekanan oli dengan lampu, jika tekanan oli rendah maka lampu akan menyala. Hal ini disebabkan kontak pemutus yang menutup. Arus listrik mengalir dari baterai ke massa lewat lampu. Jika tekanan oli cukup tinggi maka diafragma akan tertekan sehingga kontak pemutus membuka. Arus dari baterai tidak dapat mengalir ke massa karena hubungan terputus dan lampu tidak menyala. Keadaan ini akan sama dengan jika tekanan oli rendah karena jumlah oli kurang. Tekanan oli yang rendah akan menekan diafragma sedikit saja sehingga kontak pemutus berhubungan tidak terlalu kuat.



diagram oil pressure switch
 

Stater di pagi hari

Mengapa pada saat mobil stater di pagi hari lampu indikator lama matinya?
Lampu indikator yang masih menyala ada saat mesin hidup tandanya ada masalah pada mesin kendaraan anda. Pada lampu indikator oli, lampu telat mati artinya tekanan oli pada mesin rendah. Ada beberapa penyebab rendahnya tekanan oli pada mesin:

1.  Oli mesin berkurang, menyebabkan sirkulasi oli telat.
2.  Saluran oli tersumbat, dapat disebabkan karena salah penggunaan jenis oli atau saluran oli yang tertutup karena kerak.
3.  Lemahnya pompa oli. Lemahnya pompa oli menyebabkan lambatnya oli bersirkulasi, sehingga tidak cukupnya oli bekerja untuk menekan diafragma sehingga indikator oli menyala.
4.  Filter oli tersumbat, dengan oli filter tersumbat kotoran, otomatis sirkulasi jadi terhambat.

Gangguan pada alat ukur tekanan oli adalah terhambatnya aliran listrik dari baterai ke massa. Hambatan tersebut karena kontak pemutus kotor atau sambungan kabelnya longgar. Akibat dari arus listrik yang terhambat maka penunjukkan jarum pengukur tidak tepat. Untuk mencegah hal ini maka permukaan kontak pemutus harus bersih dan sambungan kabel - kabelnya harus baik. Lampu mati, diafragma rusa dan bagian - bagian yang bergerak yang kotor juga dapa menjadi penyebab terjadinya gangguan pada alat ukur tekanan oli.

Pemeriksaan dan perawatan:

1.  Lepas unit pengukur tekanan oli dari dudukkannya.
2.  Periksa keadaan kontak pemutusnya dari kemungkinan berkarat atau kotor permukaannya. Jika permukaan kontak pemutus kotor atau berkarat, bersihkan dengan ampelas.
3.  Periksa sambungan kabel - kabelnya, mungkin longgar atau putus. Sambungan kabel yang longgar harus segera diperbaiki karena menghambat arus listrik sehingga penunjukkan menjadi tidak tepat.
4.  Periksa lampu kontrolnya, mungkin putus atau dudukkannya berkarat. Dudukan lampu harus bersih dan lampu harus tepat pada dudukkannya, tidak boleh miring. Daya lampu harus sesuai dengan ketentuan, tidak boleh lebih besar atau lebih kecil. Jika daya lampu lebih besar maka nyala lampu kurang terang. Jika daya lampu lebih kecil, maka lampu akan cepat putus.
5.  Rakit unit alat pengukur tekanan oli dan pasang kembali pada dudukkannya semula. (hap)


Tuesday, August 25, 2015

Mangkok Busi Asli VS Palsu

Sekilas sih mirip, tapi ternyata efeknya lumayan juga membahayakan mesin, apalagi untuk jangka panjang. Jadi gunakanlah part orisinal toyota untuk mangkok busi kijang anda...hehehe


perbedaan mangkok busi palsu (kiri) dengan Asli (kanan) 

diameter lubang businya yang palsu lebih besar dibanding yang asli, sehingga ada gap

perbedaan karet seal mangkok busi palsu (kiri) dengan yang asli (kanan). Yang palsu bahannya mudah berubah bentuk, tidak kuat panas dan tekanan serta ukuran yg tidak pas (longgar)

efek akibat mangkok busi yang tidak orisinal adalah mudahnya debu/kotoran masuk melalui seal dan lubang busi sehingga oli terkontaminasi.

penampakan oli yang bercampur kotoran/debu

mangkok busi yang non-ori membuat kabel busi tidak dapat terpasang sempurna dan mudah longgar

Sooo....masih mau pake yang palsu? :D

FOR SALE!!: Fuel Gauge Kijang Grand

Barang original copotan kijang grand 96, kondisi normal (garansi)







Final Gear / Gigi Rasio Kijang

Gear Ratio / Final Gear (FG) pada kendaraan bergerak belakang memiliki final gear ratio terletak pada gardan atau differential gearnya. Gear ratio pada kendaraan sangat menentukan torsi akhir atau top speed dari kendaraan tersebut. (hap)

Gear ratio ditentukan dengan membagi jumlah gigi pinion dengan jumlah gigi Crown wheel atau Ring Gear.






bagian-bagian gardan

pinion gear dan ring (satelite) gear


Misalnya pada kijang yang pinion gearnya gigi 8 gigi crown wheelnya (ring gear) 41...berarti gear rationya 41:8 = 5,125...(untuk satu putaran roda membutuhkan 5,125 putaran gigi pinion = putaran kopel = selaras dengan rpm mesin). Dengan demikian setiap putaran mesin yang lebih banyak di konversikan menjadi torsi dan tenaga, tetapi hal ini membutuhkan RPM yang tinggi...cocok diaplikasikan untuk mobil2 off road atau mobil2 kompetisi yang bermain di RPM tinggi. (hap)


Penampakan final gear 5.125
Penampakan final gear 4.778

Misalnya Kijang Super 7K sering melewati jalur lurus (TOL) dan cenderung datar, kecepatan 100 km/jam di gigi 5 putaran RPM yg terbaca pada tachometer diatas 3000 rpm.
Kalau melihat dari tabel, Kijang Super 7K 5 speed, ukuran rasio bawaan pabriknya adalah 5,125. Apabila Pengemudi ingin agar mobilnya lebih irit dan nafasnya di tol lebih panjang maka bisa memakai rasio gear 4.778 atau 4.555 bisa memakai punya Kijang Kapsul 1.8 atau yang 2.0 (hap)


tabel rasio gear kijang

Tetapi apabila sering cruising dalem kota atau sering terkena macet (stop and go) maka rasio halus tidak cocok bagi yang sering bermain di gigi rendah, karena tenaga menjadi berat dan torsi berkurang.

Selain itu masih ada diameter Ban. Diameter ban juga mempengaruhi dari hasil dari final gear ratio ini...semakin besar diameter ban di butuhkan gear ratio yang lebih besar agar tenaga dari mesin tidak over loaded. Jadi bagi yang mengganti Kijangnya dengan ban2 / velg super besar perlu di intip lagi deh tabel yang diatas :D :D