Tuesday, August 25, 2015

FOR SALE!!: Fuel Gauge Kijang Grand

Barang original copotan kijang grand 96, kondisi normal (garansi)







Final Gear / Gigi Rasio Kijang

Gear Ratio / Final Gear (FG) pada kendaraan bergerak belakang memiliki final gear ratio terletak pada gardan atau differential gearnya. Gear ratio pada kendaraan sangat menentukan torsi akhir atau top speed dari kendaraan tersebut. (hap)

Gear ratio ditentukan dengan membagi jumlah gigi pinion dengan jumlah gigi Crown wheel atau Ring Gear.






bagian-bagian gardan

pinion gear dan ring (satelite) gear


Misalnya pada kijang yang pinion gearnya gigi 8 gigi crown wheelnya (ring gear) 41...berarti gear rationya 41:8 = 5,125...(untuk satu putaran roda membutuhkan 5,125 putaran gigi pinion = putaran kopel = selaras dengan rpm mesin). Dengan demikian setiap putaran mesin yang lebih banyak di konversikan menjadi torsi dan tenaga, tetapi hal ini membutuhkan RPM yang tinggi...cocok diaplikasikan untuk mobil2 off road atau mobil2 kompetisi yang bermain di RPM tinggi. (hap)


Penampakan final gear 5.125
Penampakan final gear 4.778

Misalnya Kijang Super 7K sering melewati jalur lurus (TOL) dan cenderung datar, kecepatan 100 km/jam di gigi 5 putaran RPM yg terbaca pada tachometer diatas 3000 rpm.
Kalau melihat dari tabel, Kijang Super 7K 5 speed, ukuran rasio bawaan pabriknya adalah 5,125. Apabila Pengemudi ingin agar mobilnya lebih irit dan nafasnya di tol lebih panjang maka bisa memakai rasio gear 4.778 atau 4.555 bisa memakai punya Kijang Kapsul 1.8 atau yang 2.0 (hap)


tabel rasio gear kijang

Tetapi apabila sering cruising dalem kota atau sering terkena macet (stop and go) maka rasio halus tidak cocok bagi yang sering bermain di gigi rendah, karena tenaga menjadi berat dan torsi berkurang.

Selain itu masih ada diameter Ban. Diameter ban juga mempengaruhi dari hasil dari final gear ratio ini...semakin besar diameter ban di butuhkan gear ratio yang lebih besar agar tenaga dari mesin tidak over loaded. Jadi bagi yang mengganti Kijangnya dengan ban2 / velg super besar perlu di intip lagi deh tabel yang diatas :D :D



Monday, August 24, 2015

Real Men Use Toyota Kijang


pasang underbrace dan sway bar

Banyak cara agar stabilitas kendaraan kita dapat ditingkatkan. Mulai dari memasang stabilizer, underbrace, strutbar, anti roll bar, ganti karet bushing pake bahan PU atau teflon, ganti shockbreaker, dll.

sangat sulit memperoleh komposisi yang ideal antara kestabilan dan kenyamanan. Dibikin stabil pasti bantingan jadi keras, pengen empuk tapi body ngebuang....susah yaah pake kijang hahahahaha

pasti ada konsekwensi dari kenyamanan berkendara. dengan di buat lebih rigid otomatis bantingan menjadi lebih keras dari standarnya. Suspensi yang lebih rigid akan membutuhkan ban lebih baik pada saat bermanuver, karena beban yang tadinya di redam oleh gerakan body ketika suspensi di buat rigid maka semua akan dipindah ke ban.

Underbrace
Underbrace adalah perangkat yg mengikat chasis bawah pada 4 titik atau 2 titik.
Kegunaannya adalah mengurangi kelenturan chasis dan menambah rigiditas, tanpa menambah beban terlalu berlebih. handling akan terasa lebih joosss, terutama pada trek bergelombang atau pada saat bermanuver.

karena kelenturan chasis berkurang, maka beban kerja suspensi dan ban untuk meredam benturan jalan akan meningkat drastis. untuk itu, dianjurkan tidak menggunakan suspensi yg terlalu keras karena dapat berpengaruh pada kenyamanan penumpang serta meng-upgrade penggunaan ban.

underbrace pada toyota kijang super / grand

underbrace pada toyota kijang kapsul


Strutbar
Strutbar menjaga dua titik pegangan shockbreakar antara kanan dan kiri agar tidak bergerak berlebih ketika bermanuver sehingga momen nya berkurang.
saat menggunakan strutbar, ketika melibas tikungan maka suspensi akan menjadi lebih kaku sehingga aman di kecepatan tinggi.

Swaybar / Rear Stabilizer
Sway bar adalah perangkat yg menghubungkan pangkal suspensi di kedua roda belakang.
yang bertujuan untuk mengurangi gejala body roll saat belokan tajam.

karena stabilizer mengingkat kedua roda, efeknya adalah mengurangi fleksibiltas roda belakang apalagi di trek offroad.

sway bar

Tuesday, June 2, 2015

Mengakali koil Crame Cams Patah

crane cams PS91 coil

Awalnya oom M, seorang member komunitas TKKC hendak mencar ikoil aftermarket yang pas dikantong tapi performance bisa diatas standarnya. Browsinglah beliau, sampai akhirnya ketemu seseorang yg ingin menjual koil Crane Cams PS91 nya. setelah deal harganya dan melakukan pembayaran, maka barang tersebut dikirim melalui jasa pengiriman.

penampakan 1

Paketan sampe doong....seneng dan gak sabar pastinya pengen buka kiriman koil yg dimaksud. alangkah kagetnya ternyata si koil ada cacat fisik....:(
ternyata bagian terminal tinggi atau colokan kabel koilnya sudah patah. waahh celaka tigabelas nih, padahal barang udah dibayar.....hiikss

pataahh...

Oom M gak ilang akal doong, digantilah terminal tegangan tinggi tersebut dengan menggunakan mur...hehehe, alhasil semua lancar, koil gak ada masalah dan pengapian normal.....

Hingga suatu hari oom M sharing di grup, bahwa ada problem kabel koilnya sering longgar akibat rumah terminal sudah pecah alias tidak ada. sehingga performance koil kadang berkurang. setelah dilihat ternyata problemnya adalah karena karet tutup kabel busi (chop) yg ke koil tidak memegang sempurna.

crane cams coil

thanks to Oom M :D

Cara menyetel pedal kopling / free play pedal

mungkin temen-temen disini pernah ngerasain masalah persneling susah masuk, atau angkatan pedal koplingnya terlalu tinggi/terlalu sedikit atau free play yg terlalu sedikit.

kali ini kita akan membahas bagaimana cara menyetel ketinggian pedal kopling atau free play pedal kopling agar sesuai dengan karakter pengemudi untuk kenyamanan kita berkendara….hehe



Gambar A


Pedal Kopling
Pedal kopling menghasilkan tekanan hidraulik dari master cylinder dengan kekuatan dari tekanan pedal melalui batang pusrod master cylinder atas. Tekanan hidraulik digunakan oleh release cylinder yang akhirnya kopling dapat menghubungkan dan memutuskan tenaga mesin.

Free Play
Free play pedal kopling adalah jarak bebas saat pedal kopling mulai ditekan hingga release bearing mulai menekan diaphragm spring.

Ketika disc clutch aus, free play akan berkurang. Jika keausan disc clutch terus berlanjut, hingga tidak ada lagi free play, maka akan mengakibatkan kopling selip. Karena itu, sangat penting untuk menyetel panjang push rod pada release cylinder agar free play pedal kopling terpelihara dengan tetap.




Gambar B


Tools
Alat/Tools yang perlu disiapkan adalah:
1. kunci 12
2. tang jepit
3. teh botol
4. rokok


Cara menyetel
untuk menyetel jarak ketinggian pedal, maka kita harus mengolong di bawah stir, nanti terlihat ada baut 12 (poin C, gambar A) yang perlu dikendurkan.(lihat poin 1, gambar B) setelah di kendurkan lalu putar batang pushrod yg menekan master kopling atas (poin D, gambar A) kearah:

1. ke arah Kanan, apabila ingin jarak angkatan pedal menjadi lebih rendah, angkat sedikit mobil jalan atau ketika pedal kopling diangkat sedikit.  Setelan ini cocok di pakai di lalu lintas perkotaan yang cenderung macet. (poin 2A, gambar B)


2. ke arah Kiri, apabila ingin jarak angkatan pedal lebih tinggi. Setelan ini biasanya cocok apabila trek yang dilalui sering di jalan lurus atau menanjak. (poin 2B, gambar B)

Catatan:
harap memutar sedikit demi sedikit batang pushrodnya ketika menyetel, karena apabila terlalu banyak nanti batang pushrod akan lepas dari injakan pedal kopling.


Sebenernya tidak ada patokan, semua kembali lagi selera masing-masing, karena ada yang suka lebih rendah ada juga yang suka lebih tinggi angkatan pedalnya.

Selamat mencobaa......:D

Tips:
1. untuk menyetel ketinggian batang pusrod lebih maksimal apabila dilakukan setelah mobil dipakai bukan pada saat pagi hari belum dipakai.
2. apabila plat kopling sudah tipis, sehingga persneling susah masuk, coba dulu setel ketinggian pedal kopling dengan memutar kearah kiri. Biasanya trik ini sedikit membantu sebelum nantinya plat kopling divonis untuk diganti.
3. ketinggian pedal yang terlalu rendah juga dapat menyebabkan plat kopling lebih cepat tipis karena jarak free play pedal menjadi lebih sedikit.

Wednesday, April 15, 2015